Bukan hanya itu,Ia juga ingin aspek spiritual dikembangkan atau disemaikan kepada mahasiswa bahwa ilmu itu pertanggungjawabkan bukan kepada manusia tetapi kepada Tuhan dan alam semesta.
Diuraikan Ajid, Ihsan secara konseptual adalah perpaduan nilai Iman dan Islam sebagai dasar dan nilai filosofis dalam mewujudkan pengembangan kampus yang unggul dan kompetitif. Ihsan merupakan sikap mental seorang individu untuk melakukan kebaikan dan kebajikan seakan-akan dia melihat Allah, jika tidak melihat-Nya, pasti Allah melihatnya.
“ Sikap mental ihsan ini lahir dari kekuatan iman dan islam. Ihsan ini sangat dibutuhkan oleh seluruh civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk mewujudkan kampus unggul dan kompetitif. “ terangnya.
Menurutnya, sikap ihsan ini sangat terkait dengan sikap seorang sufi yang merupakan sikap mental yang selalu memelihara kesucian diri, istiqomah dalam beribadah dan beramal, hidup sederhana, rela berkorban untuk kebaikan dan selalu bersikap bijaksana yang berimplikasi pada aktivitas kampus yang mampu memadukan nilai-nilai keagamaan, ilmu sosial humaniora dan sains modern untuk pengembangan sosial budaya kemasyarakatan yang lebih maju.











