Sedangkan Kalimantan Selatan menjadi juara umum setelah meraih 16 medali emas, 6 perak, dan 12 perunggu. Pada posisi ketiga ada Nusa Tenggara Barat dengan 4 medali emas, 2 perak, dan 9 perunggu.
Untuk Jawa Barat, finis di posisi kedua membuat gagal mewujudkan juara empat kali beruntun setelah menjadi yang terbaik pada Porwanas XI/2013 (Kalsel), Porwanas XII/2016 (Jabar), dan Porwanas XIII/2022 (Jawa Timur).
Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, minta atlet tidak berkecil hati dengan capaian pada Porwanas kali ini. “Saya pikir kita tetap bisa pulang dengan kepala tegak dengan hasil yang kita dapatkan. Semoga pada Porwanas selanjutnya kita bisa menjadi juara umum lagi,” ucapnya, Minggu.
Menurutnya, ada beberapa hal nonteknis yang membuat target Jawa Barat tidak terwujud, seperti boikot yang dilakukan beberapa peserta cabang olahraga atletik di nomor lari 5.000 meter. Padahal, Jawa Barat berpotensi mendapatkan medali emas dari sana.













