Sementara Camat Ngaliyan, Dr. Moeljanto, S.E, Kp, M.M, sebagai tuan rumah kegiatan, menyambut baik langkah BNNP Jawa Tengah dalam menyasar langsung wilayah-wilayah prioritas yang rawan. “Pertama kami mengucapkan terima kasih, kepada Bapak Jenderal, disela-sela kesibukannya masih berkenan dating ke wilayah Kecamatan Ngaliyan. Kami tidak ingin Purwoyoso hanya dikenal karena data ‘zona bahaya’. Justru dari sinilah kebangkitan dimulai — dimulai dari keluarga. Mari kita buktikan bahwa masyarakat bisa berubah dan bisa melawan,” ujarnya dengan tegas.
Camat juga menekankan bahwa, hari ini bukan hanya soal workshop, tetapi pengingat bagi semua masyarakat bahwa narkoba ada di sekitar dan tidak mengenal ampun. “Setiap orang tua harus bangkit, setiap keluarga harus siap. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tapi harus menjadi tempat paling aman untuk anak tumbuh tanpa bayang-bayang narkoba,” harapnya













