* Jasa Keuangan
Ditekankan pentingnya asesmen risiko korupsi secara berkala, harmonisasi regulasi antikorupsi dan anti pencucian uang, serta transparansi kepemilikan manfaat (beneficial ownership).
JAM-Datun menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Tugas kita bukan sekadar mengawasi pelaksanaan hukum, tetapi membangun sistem yang tidak bisa dikorupsi. Dengan sistem yang bersih, kita bisa membangun negeri yang bermartabat,” ujar JAM-Datun.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan fungsi preventif Kejaksaan dan sejalan dengan standar internasional seperti UNCAC dan OECD dalam upaya sistemik pemberantasan korupsi.
Pejabat utama yang turut hadir dalam kegiatan ini yakni Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Drs. Asep Jenal Ahmadi, S.H, M.H, Staf Khusus Menko Polkam Bidang Intelijen, Aktivis dan Pergerakan, Arradina Zessa Devy, Staf Khusus Menko Polkam Bidang Manajemen Organisasi, Christian H. Siboro dan Jaksa Utama pada JAM DATUN, Dr. Sugeng Purnomo. (MN).












