“Sebagai pejabat baru, tentunya saya ingin mendapatkan gambaran langsung tentang kondisi kawasan Gunung Lawu. Dengan begitu, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti Karhutla, kami dapat mengambil langkah-langkah penanganan secara cepat dan tepat,” katanya ditemui usai pemantauan.
Menurut dia, pemahaman terhadap kondisi geografis dan karakteristik wilayah menjadi faktor penting dalam menentukan langkah pencegahan maupun penanganan Karhutla.
Dengan mengetahui kondisi medan secara langsung, upaya antisipasi diharapkannya dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.
Dari hasil pemantauan tersebut, Danrem menyebutkan bahwa saat ini tidak ditemukan lagi titik api di kawasan Gunung Lawu yang di area Kabupaten Magetan. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu harus terus ditingkatkan.













