”Binpers Fungsi Komando ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana evaluasi menyeluruh terhadap perilaku dan kinerja prajurit. Kita harus sadar bahwa satu kesalahan kecil yang dilakukan oleh oknum, dapat merusak citra institusi yang telah dibangun dengan susah payah,” tegas Danunit Intel dihadapan peserta.
Lebih lanjut, Danunit Intel mengingatkan bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap Prajurit Lanal Nias dituntut untuk selalu memegang teguh Saptamarga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Profesionalisme tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan tempur atau teknis, tetapi juga melalui sikap santun dan humanis kepada rakyat, tanpa mengurangi ketegasan sebagai aparat negara.
”Jati diri prajurit harus tercermin dalam keseharian. Hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat mencederai hati rakyat dan merugikan organisasi. Kita harus menjadi solusi ditengah masyarakat, bukan sebaliknya,” tambahnya.










