Parnianto menyebut, butuh waktu selama seminggu untuk kulit-kulit itu siap diprosesnya menjadi wayang kulit.
“Awalnya bahan kulit diukur sesuai bentuk wayang yang diinginkan. Lalu direndam selama sehari semalam dan dipentang di papan selama satu minggu. Setelah itu baru bisa proses penyorekan atau membuat pola dan kemudian dipahat,” terangnya.
Untuk harga satu buah wayang kulit buatannya relatif. Semisal, wayang tokoh Kresna dijualnya di kisaran Rp 2 Juta atau bahkan lebih. Alasannya karena proses pembuatannya yang membutuhkan kedetailan sesuai pakem.
Terkait penjualan, Parnianto mengaku tak pernah kesulitan. Biasanya para kolektor atau penggiat seni wayang kulit (dalang) datang langsung ke rumahnya. Kalau dari luar Jawa Timur pemesanannya kebanyakan lewat telepon maupun medsos.













