Kini, lanjut Suwito, jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan dan sosial.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa, Program Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kehadiran negara dalam mengatasi keterbatasan aksesibilitas masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait aksesibilitas guna mendukung aktivitas sehari-hari,” jelas Kolonel Untoro dalam keterangannya, Jum’at (27/3/2026).
Ia berharap, keberadaan jembatan-jembatan tersebut dapat memberikan dampak positif yang luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jembatan ini menjadi solusi atas berbagai kendala akses yang selama ini dirasakan warga. Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan aktivitas masyarakat meningkat dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka,” sebutnya.












