Selain itu, kata Danrem, Persit juga harus bersikap bijaksana dalam beretika menggunakan medsos dengan menghindari pembahasan mengenai politik, serta tidak berkomentar, menanggapi atau mengunggah apapun terkait Pemilu 2024.
Lebih lanjut, Pamen TNI AD itu berpesan supaya jangan ada yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Karena diungkapkapnya, sebagai istri prajurit, Persit hendaknya dapat menjadi salah satu indikator penting guna terwujudnya Pemilu Damai 2024 yang telah menjadi komitmen dari TNI.
“Kita harus mampu memainkan peran sebagai penyejuk suasana, katalisator, dan pemersatu dari semua lapisan masyarakat untuk menciptakan kondusivitas menuju Pemilu yang aman dan damai sesuai harapan kita bersama,” tutupnya. (Red).













