Panglima TNI menambahkan bahwa selain pelatihan Bantuan Hidup Dasar, juga diadakan kegiatan skrining jantung sebagai langkah preventif dan deteksi dini atas kondisi kesehatan jantung personel TNI. Kegiatan skrining jantung diikuti oleh 100 perwira tinggi dari jajaran UO Mabes TNI yang diselenggarakan di Aula Gatot Subroto. “Langkah ini adalah bagian penting dari upaya kita untuk menjaga kesehatan para perwira tinggi, agar selalu berada dalam kondisi fisik yang optimal, siap mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI kapan pun diperlukan,” jelas Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Di akhir sambutannya, Panglima TNI berpesan untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya, serta gunakan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung tugas, baik dalam penugasan resmi maupun di luar penugasan. Keterampilan yang diperoleh bukan hanya akan bermanfaat bagi sesama personel TNI, tetapi juga bagi masyarakat luas.











