Riwayat ini menjadi dasar dianjurkannya membaca Surat Al Ashr sebelum meninggalkan majelis. Makna yang terkandung dalam surat ini adalah saling mengingatkan kepada sesama agar tidak menjadi orang merugi.
Al-Ashr berarti waktu Ashar (sakit). Bisa juga dimaknai menekan sesuatu atau memeras. Surat Al Ashr mengajarkan pentingnya memanfaatkan waktu untuk hal-hal positif. Betapa banyak waktu yang kita lalui tanpa ada peningkatan iman dan amal. Surat ini menandakan waktu itu sangat berharga. Sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah kepada Allah SWT.
Khusrin itu bisa berarti negatif. Insan berarti lupa dan merasa senang, atau sifat manusia. Alladzina Amanu wa ‘amilus-sholihati watawa shau bil-haqqi wa tawashau bis-shabr (kecuali orang-orang yang beriman dan bekerja amal saleh dan saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran).













