Orang-orang munafik mengejek, “Allah tidak membutuhkan infaq yang sangat sedikit seperti itu.” Namun Rasulullah justru memuji sahabat yang infaq meskipun segenggam kurma karena kemampuannya memang hanya sebesar itu.
Dan tidak ada ceritanya Umar jatuh miskin setelah menginfakkan separuh hartanya. Juga tidak ada ceritanya Abu Bakar jatuh bangkrut setelah menginfakkan seluruh hartanya. Yang ada, justru kekayaan mereka di kemudian hari bertambah dan semakin berkah. Persis seperti sabda Nabi:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Tidaklah sedekah mengurangi harta” (HR. Muslim).Wallahu alam.
Artikel merupakan esensi Khutbah Jumat, 12 April 2024.
Penulis, Ahmad Rusdiana, guru besar manajemen pendididkan, tutor, dan pendiri / pembina Yayasan Al-Misbah Bandung-Tresna Bhakti Ciamis.****













