Sekitar sembilan bulan kemudian, pembangunan gereja selesai dan diresmikan pada 1 Maret 1925. Gereja seluas 432 meter persegi ini mampu menampung 500 jemaah.
Sebagai bangunan publik utama pada masa itu, gereja didirikan berdampingan dengan gedung balai kota, Bank Java, dan Gereja Santo Petrus di kawasan pusat pemerintahan.
Bangunan bergaya klasik modern ini dirancang oleh arsitek Ir CP Wolff Schoemaker yang juga merancang Gereja Katedral Santo Petrus.
Merunut sejarahnya, Gereja Bethel bercikal bakal dari rumah ibadat sederhana yang dibangun akhir 1800-an.
Pemberitaan Injil di wilayah Priangan dimulai pada 1856 dengan pendirian rumah ibadat di pusat-pusat keresidenan. Pendeta pertama yang ditugaskan di Bandung adalah Ds FJN Brouwer (1885-1886).













