“Dalam hal ini kami melakukan pembahasan penempatan anggaran pada suatu kegiatan, apakah selama pada pelaksanaan pagu anggaran sesuai demgan dibutuhkan atau sebaliknya. Jadi bila ada kelebihan kami meminta untuk dikembalikan ke kas daerah jangan sampai menjadi temuan BPK,” katanya.
Secara spesifik, raker ini berfokus pada Evaluasi Kinerja da Anggaran termasuk membedah target capaian program serta serapan anggaran dari dinas terkait untuk memastikan efektivitas pembangunan daerah. Melalui Pengawasan Infrastruktur, mengawal pemerataan dan kualitas pembangunan jalan, penataan ruang, serta fasilitas umum. Juga sinergi kebijakan dengan membahas langkah strategis antara legislatif dan eksekutif terkait program-program prioritas pemerintah.
“Alhamdulillah kegiatan Raker ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan kita semua,” pungkasnya.***













