“Kedua Uswatun Hasanah, keduanya harus dijadikan suri tauladan terbaik. Ketiganya mereka sama-sama membangun sebuah peradaban manusia. Sehingga mendapat doa dari hasil perjuangannya oleh seluruh muslim seantero dunia, yakni dalam doa tasyahud atau Tahiyat dalam Shalat,” ucap Oded.
Pada kesempatan tersebut, Oded pun mengajak napak tilas apa perjuangan Nabi Ibrahim AS.
“Kita pun bisa asal ada kemauan ikuti jejak mereka, tentu harus siap dengan berbagai konsekuensinya. Seperti Nabi Ibrahim AS saat muda yang berhadapan dengan penguasa dzalim, Raja Namrud,” ucapnya.
“Bahkan hingga harus dibakar dengan api yang menyala-nyala. Tapi Allah memerintahkan kepada api agar bersikap dingin kepada Ibrahim. Seharusnya mati, tetapi Nabi Ibrahim masih hidup. Itu karena Allah SWT,” katanya.










