“Dari sisi pembangunan, kita terus mengawal. Acuan kita adalah RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) 2005-2025,” ujarnya.
Oleh karenanya, di awal pemerintahannya, Ridwan Kamil membentuk Tim Optimalisasi dan Sinkronisasi (TOS). Tugas TOS menerjemahkan Visi Misi 2018-2023, yaitu Terwujudnya Jabar Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi.
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Jabar mencapai 49 juta pada 2022. Puluhan juta penduduk tersebut tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota.
Di masa kepemimpinannya, Gubernur Ridwan Kamil berusaha untuk menambah Daerah Otonomi Baru (DOB) di Jabar. Hasilnya ada 9 DOB yang tinggal menunggu keran moratorium dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo.
“Mudah-mudahan bertambah terus sampai 37 kabupaten kota,” tuturnya.













