• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Januari 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Indeks Kualitas Air DAS Citarum Ditargetkan Tembus 60 Poin Tahun 2025

Indeks Kualitas Air DAS Citarum Ditargetkan Tembus 60 Poin Tahun 2025

herz by herz
9 Juni 2024
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG. BEDAnews.com – Pemda Provinsi Jawa Barat menargetkan Indeks Kualitas Air (IKA) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum akan menembus skor 60 poin pada Desember 2025.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman saat meninjau kondisi Sub DAS Citepus di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanyaanyar, Kota Bandung, Minggu (9/6/2024).

“Sekarang akan mengoptimalkan kembali yang sudah baik. Kita ketahui sebelumnya Citarum ini pada kisaran skor 30 poin (cemar berat), sekarang posisi terakhir ada di skor 50,78 poin (cemar ringan),” kata Herman.

Ia menjelaskan, saat ini yang menjadi titik fokus, yakni menghapuskan budaya masyarakat membuang sampah di aliran sungai serta mengedukasi untuk mengelola sampah dari rumah.

BeritaTerkait

Jarak Tempuh Asrama Haji ke Bandara BIJB Jadi Sorotan DPRD Jabar

7 Januari 2026

Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun 2026 Presiden RI di Hambalang

7 Januari 2026

“Tentu bukan hanya struktural, tapi titik beratnya bagaimana kulturalnya (budaya), sejauh mana partisipasi masyarakat, RT, RW, kepala desa, camat, dan Forkopimcam bahu-membahu agar IKA Citarum menembus skor 60 poin,” ujarnya.

Herman merencanakan berkeliling ke seluruh cakupan DAS Citarum di 13 kabupaten/kota di Jabar untuk meninjau dan mendorong sekda kabupaten/kota ikut berpartipasi dalam upaya menaikkan skor IKA ke angka 60.

“Kita sasar mulai dari hulu, tengah sampai hilir, dan sektor ada 23. Saya kira sudah luar biasa bekerja, nanti akan adu manis dengan partisipasi masyarakat,” ucapnya.

“Kita akan gerakkan juga para sekda (kabupaten/kota) untuk bahu-membahu, memastikan dalam satu setengah tahun, Citarum ada perubahan lebih signifikan,” katanya.

Selain itu, Herman juga mengajak masyarakat untuk melakukan Zero Food Waste, masalah sampah rumah tangga (organik) dapat dikelola langsung dari rumah menggunakan _maggot_ dan lubang biopori.

“Kita awali dari sana, tidak ada sampah makanan (organik) dibuang ke TPS. Sampah organik ini ditahan di rumah dan dikelola. Jika itu bisa dilakukan, beban sampah akan berkurang 40 persen,” jelas Herman.

“Biarkan sampah anorganik yang ada di TPS nanti akan berakhir di TPA Sarimukti (untuk dikelola),” ujarnya.

Herman menambahkan, sampah sisa makanan dapat dikelola dengan memanfaatkan _maggot_ sebagai sarana pengurai sampah organik.

Ia berkomitmen akan mengaktifkan kembali di setiap kelurahan di Kota Bandung budi daya _manggot_ dengan larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF).

Budi daya _maggot_ metode BSF ini diupayakan agar dapat dikelola oleh RT dan RW dalam upaya pengelolaan sampah organik.

“Jika tetap ada sampah (organik), itu bisa dimanfaatkan untuk _maggot_. Jadi tiap kelurahan, kami sudah komitmen agar tempat _maggot_ -nya jalan semua. Nanti melalui RT dan RW, makanan sisa bisa digeser ke _maggot_,” ungkapnya.

Herman menuturkan, kesadaran masyarakat terkait pengolaan sampah menjadi yang utama. Ia menyebut, edukasi masyarakat menjadi prioritas.

“Tentu yang pertama perlu sadar dulu, harus diedukasi tidak ada sampah makanan. Jika ada sisa itu dikelola dengan baik dan berakhir di _maggot_, ini masalah perilaku,” tutupnya.@

*Caption:*
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman meninjau kondisi Saluran Babakan Irigasi Citepus dan diskusi bersama komunitas di Rumah BSF Magot di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Minggu (9/6/2024).(Foto: Yogi Prayoga/Biro Adpim Jabar)

Previous Post

Sekda Herman Suryatman Lepas Jalan Sehat Harsiarda 2024

Next Post

Biasakan Warga Untuk Merawat Tempat Ibadah, Prajurit Lipan Lakukan Pembersihan di Gereja Katolik Santa Bernadetha Kampung Sipias

Related Posts

Headline

Jarak Tempuh Asrama Haji ke Bandara BIJB Jadi Sorotan DPRD Jabar

7 Januari 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun 2026 Presiden RI di Hambalang

7 Januari 2026
TNI-POLRI

ASINTEL PANGKORMAR PIMPIN PENGUKUHAN JABATAN PABAN DI LINGKUNGAN SINTEL KORMAR

7 Januari 2026
TNI-POLRI

PANGKORMAR TEGASKAN KEPEMIMPINAN YANG HADIR DI TENGAH PRAJURIT, KETELADANAN, KEDISIPLINAN, DAN KESIAPSIAGAAN DALAM DINAMIKA PENUGASAN

7 Januari 2026
TNI-POLRI

TNI AL GOTONG ROYONG BANTU MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN SIAU

7 Januari 2026
Ragam

Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu, Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

7 Januari 2026
Next Post

Biasakan Warga Untuk Merawat Tempat Ibadah, Prajurit Lipan Lakukan Pembersihan di Gereja Katolik Santa Bernadetha Kampung Sipias

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021