Seorang Mukmin akan menerima ketetapan Allah Swt karena yakin pasti akan diberikan kebaikan dan keberkahan hidup di dunia dan akhirat. Ia pun istiqamah melaksanakan perintah Allah Swt dan menjauhi larangan-Nya tanpa perlu memikirkan pandangan orang lain.
Sungguh ironi jika hukum Allah Swt yang semestinya diterima dengan penuh keimanan malah ditimbang dengan hawa nafsu manusia. Dicari celah untuk membatalkannya. Diperhitungkan apakah akan merugikan mereka secara materi ataukah tidak. Mereka lupa bahwa Allah Swt telah berjanji akan menolong hamba-hamba-Nya yang senantiasa taat berpegang pada hukum-hukum-Nya. Wallahu ‘alam biashawab













