Hal itu diungkapkan Ketua Baznas RI, Noor Achmad melalui keterangannya, Sabtu (17/5).
“Total nilai kurban tahun ini diperkirakan mencapai Rp21 miliar dengan asumsi harga rata-rata hewan kurban Rp3 juta per ekor,” imbuh Achmat.
Menurutnya, Program ini tidak hanya menekankan jumlah, tetapi juga distribusi yang merata hingga ke wilayah-wilayah yang belum tersentuh. Daging kurban akan disalurkan ke pelosok Indonesia serta ke wilayah terdampak krisis kemanusiaan seperti Palestina.
Baznas menargetkan penyaluran ke daerah dengan kemiskinan ekstrem, panti asuhan, pondok pesantren pra-sejahtera, wilayah terdampak bencana, serta daerah yang menghadapi masalah stunting. “Fokus distribusi adalah menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan selama ini jarang menerima manfaat kurban,” tambah Noor.













