Sementara itu, Public Relations Manager PT. Indomarco Prismatama, Bambang Triyanto menyebutkan, penyaluram dana sebesar Rp 2,8 miliar kepada IDF-MUI diwujudkan dalam sarana pendidikan di 15 lembaga, 55 orang penerima manfaat dari UMKM dan pedagang kelontong serta renovasi tempat ibadah. “Kami berharap bantuan dan kerja sama IDF-MUI dapat dipergunakan untuk pendidikan dan meningkatkan ekonomi UMKM, khususnya di saat dan pascapandemi,” katanya.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, dana yang terkumpul berasal dari dua sumber. Pertama, melalui hasil kembalian pelanggan Indomaret. Kedua, donasi dengan sekian nominal yang diberikan langsung di Indomaret.
Dia juga menjelaskan, pihaknya dengan IDF-MUI memilih kerjasama sektor pendidikan sejak 2018. “Mengapa pendidikan? Ini karena pendidikan adalah hal yang penting untuk dapat mencerdaskan negara ataupun membentuk karakter penerus bangsa yang unggul,” jelasnya.













