Diantaranya paham akan permasalahan klasik yang kerap terjadi di ibu kota ini. kata Ical kepada wartawan di sela acara Ifthar Ramadhan 1443 H di Jakarta, Selasa (19/4/2022).
“Sosok pengganti Anies kedepannya harus visioner, fleksible dan strategis begitu lho, jangan terkesan kaku, hamble dan rajin pendekatan dengan semua lapisan masyarakat pada umumnya dan yang terpenting mengedepankan sikap netralitas, itu penting karena mempersatukan perbedaan tidak mudah,” katanya.
Kendati posisi gubernur tidak bisa sepenuhnya lepas dari kepentingan politik, dia menilai tetap diperlukan partisipasi publik untuk menjaga kepala daerah tetap berada di koridor yang dipenuhi dengan tupoksi melayani masyarakat.
“Sejatinya, harus paham betul geopolitik dan kulturistik Jakarta, sebab Jakarta adalah miniatur dan barometer nasional, janfan sampai terjadi gejolak politik yang absurd dan tak terkendali,” ujarnya.











