“Ibu-ibu adalah garda terdepan di rumah. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mereka tidak panik saat melihat api kecil, sehingga bisa melakukan tindakan pemadaman dini sebelum api membesar,” ujar Sandi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Cikuya, Sekod, menyampaikan apresiasinya atas program TMMD yang sangat menyentuh kebutuhan warganya. Menurutnya, pengetahuan praktis seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan.
Senada dengan hal tersebut, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, yang mendampingi jalannya acara, menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.
“TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga membangun kapasitas SDM-nya. Kami ingin warga Desa Cikuya lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana, termasuk kebakaran,” tegas Serka Sagiman.












