Ia menyampaikan bahwa, penghijauan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki dampak signifikan bagi keberlangsungan generasi mendatang, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Trenggalek.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa, Trenggalek merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, kegiatan penanaman pohon dinilai sebagai langkah konkret dalam mitigasi risiko bencana serta menjaga stabilitas lingkungan.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran aktif Persit yang tidak hanya berfungsi sebagai pendamping prajurit, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan lingkungan. Momentum HUT ke-80 ini menjadi refleksi kedewasaan organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.









