Bagi sang maestro, Firdaus Alamhudi, pameran ini menjadi momen yang membanggakan. Meskipun telah menggelar lebih dari 140 pameran di berbagai kota besar di Indonesia hingga mancanegara seperti Amerika Serikat, Jepang, Iran, Singapura, dan Kamboja ini adalah pameran pertamanya di Bandung.
“Insya Allah, saya akan memamerkan 57 lukisan, yang mayoritas merupakan lukisan bulu sebagai identitas karya saya. Temanya beragam, mulai dari tokoh nasional, perjuangan, alutsista TNI, kaligrafi, hingga lingkungan hidup. Karya ini semata-mata saya dedikasikan untuk HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi,” ungkap pelukis otodidak tersebut.
Firdaus turut menjelaskan keunikan karyanya. Lukisan tersebut terbuat dari limbah bulu ayam yang diawetkan menggunakan teknik khusus sejak tahun 1975. Bulu-bulu itu kemudian disusun menjadi mosaik dan dilapisi resin sehingga memiliki daya tahan yang sangat kuat.













