Dijelaskan Winda. Program ini muncul pada saat ada acara KPAP (Komisi Penanggulangan Aids Provinsi) Jawa Barat yang mengundang dan melibatkan Disnakertrans.
“KPAP waktu itu menyatakan bahwa ada ODHA yang termasuk usia kerja. Dinas lalu menyambutnya, dan DWP memprogramkan memberi pengasuhan kepada mereka,” ujarnya.
Lebih jauh disebutkannhya, Rumah asah asuh sendiri dimalsudkan sebagai. “Asah itu untuk melatih dan memperkenalkan dunia kerja dilakukan oleh Disnakertrans, sedang Asuh untuk mendekatkan mereka kepada kita supaya merasa diterima oleh lingkungan. Dharma Wanita yang jalankannya,” ujarnya.
Program Ramah ini lebih mengarah kepada usaha mandiri, sesuai dengan perkembangan jaman. Saat ini, katanya, dunia usaha sedang bergerak ke arah online, sehingga memungkinkan untuk menumbuhkan usaha.












