Upaya pembersihan dilakukan secara gotong-royong dengan melibatkan personel TNI, BPBD, Damkar Kecamatan Panggul, serta warga setempat. Kendaraan pemadam kebakaran dari Damkar Trenggalek dikerahkan untuk melakukan penyemprotan air guna mempercepat proses pembersihan lumpur yang mengendap di sepanjang ruas terdampak.
Kekompakan lintas instansi dan masyarakat terlihat jelas di lapangan. Warga bahu-membahu menyekop dan mengalirkan lumpur ke sisi jalan, sementara petugas melakukan penyemprotan dan memastikan akses jalan dapat segera digunakan kembali. Sinergi ini menjadi kunci percepatan pemulihan pascabanjir.
Serma Suhardjo menegaskan bahwa, TNI bersama para pemangku kepentingan akan selalu hadir di garis terdepan dalam setiap penanganan bencana di wilayah. “TNI selalu hadir bersama tim dalam menangani musibah bencana di mana pun,” tegasnya di sela kegiatan pembersihan.











