• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Hari Rabies Sedunia, Kota Bandung Deklarasikan Diri Sebagai Kota Bebas Rabies

Hari Rabies Sedunia, Kota Bandung Deklarasikan Diri Sebagai Kota Bebas Rabies

cut salsa by cut salsa
30 September 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG. BEDAnews.com – Kota Bandung mendeklarasikan diri sebagai kota bebas rabies dalam Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2022.

Deklarasi dibacakan oleh Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar pada acara Pasar Sehat Segar Terbaik Juara (Pesta) DKPP Agrimarket, Kamis 29 September 2022.

Berikut isi deklarasi Kota Bandung Bebas Rabies:

  1. Kami Mendukung Kota Bandung Bebas Rabies.
  2. Kami akan ikut menyosialisasikan bahaya penyakit rabies dan cara pencegahannya.
  3. Kami akan mengajak pemilik hewan peliharaan untuk melakukan vaksin rabies setahun sekali.
  4. Kami akan menjadi bagian dalam mendukung, dan ikut menyukseskan kebijakan pemerintah dalam menjaga keamanan, kesehatan dan keberadaan hewan di Kota Bandung.

Gin Gin juga menambahkan, sepanjang September 2022, DKPP Kota Bandung memberikan pelayanan gratis untuk vaksin rabies bagi hewan peliharaan.

BeritaTerkait

Nobar Pernyataan Pers Menlu 2026, UKRI Dorong Literasi Diplomasi di Kalangan Mahasiswa

15 Januari 2026

Buky : Identitas Budaya Sangat Penting Karena di Dalamnya Mencerminkan Karakter, Nilai, dan Sejarah Masyarakat

14 Januari 2026

“Saat ini Kota Bandung dalam posisi bebas rabies. Penyakit rabies di Kota Bandung pun relatif terkendali,” ujar Gin Gin.

Ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dibangun antara Pemkot Bandung dengan penyedia layanan kesehatan hewan. Ada 17 klinik kesehatan hewan yang terlibat dalam program ini.

“Bandung merupakan kota besar yang memungkinkan terjadinya interaksi hewan yang mengakibatkan penularan rabies. Maka dari itu, mari kita sama-sama jaga kota ini,” pesan Gin Gin. (Cut Salsa)

Previous Post

Capai 50 Persen, Pemkot Bandung Terus Percepat Vaksinasi Booster

Next Post

Dilirik Dunia, Brazil sampai Italia Antre Belajar Program Buruan Sae Kota Bandung

Related Posts

Edukasi

Nobar Pernyataan Pers Menlu 2026, UKRI Dorong Literasi Diplomasi di Kalangan Mahasiswa

15 Januari 2026
Edukasi

Buky : Identitas Budaya Sangat Penting Karena di Dalamnya Mencerminkan Karakter, Nilai, dan Sejarah Masyarakat

14 Januari 2026
Ekonomi

YBM BRILiaN Resmikan Balai Rakyat Indonesia di Kabupaten Garut, Dorong Kemandirian Masyarakat

14 Januari 2026
Edukasi

SMAN 1 Sidamulih Pangandaran Diminta Beri Kemudahan Akses Bagi Mengakomodasi Lulusan Sekolah di Sekitarnya

14 Januari 2026
TNI-POLRI

PANGKOARMADA RI TNI AL TINJAU WILAYAH TERDAMPAK BENCANA DI KEPULAUAN SIAU–SITARO

14 Januari 2026
TNI-POLRI

Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

14 Januari 2026
Next Post

Dilirik Dunia, Brazil sampai Italia Antre Belajar Program Buruan Sae Kota Bandung

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021