Dijelaskan Anita. A. Hutagalung, dalam program kerjanya Perwatusi menyasar ke 3 kluster usia masyarakat Indonesia yaitu, Remaja, Dewasa dan Lansia, di mana di masing-masing kluster usia ini tahapan upaya pencegahan Osteoprosis dalam jangka panjang menjadi sebuah kesatuan dan berkesinambungan. Perwatusi tidak saja menyasar pada Lansia tetapi menggaungkan kolaborasi ini ke semua lapisan masyarakat di Indonesa. Khusus Lansia Perwatusi memiliki program khusus yaitu Komunitas Senam Virtual Lansia yang diadakan setiap 3 kali dalam seminggu, dan saat ini sudah mencapai hampir 500 episode.
Anita. A. Hutagalung berharap, dalam Peringatan Hari Osteoporosis Nasional tahun 2023 ini mampu menjadi pemicu terbentukanya komitmen bersama seluruh elemen bangsa untuk bersama Perwatusi berkolaborasi kuatkan tulang Indonesia.













