Komandan Koramil (Danramil) 0806-09/Tugu, Kapten Inf Teguh Sasongko mengatakan, upaya penanganan longsor difokuskan pada pembersihan material berukuran besar yang menjadi penghambat utama proses pembukaan akses jalan. Selain personel di lapangan, tim juga mengerahkan dua unit alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material.
Menurutnya, alat berat tersebut digunakan untuk memindahkan material tanah serta menghancurkan batu berukuran besar yang berada di badan jalan. Proses penghancuran batu dilakukan menggunakan alat berat jenis breaker, mengingat ukuran batu yang cukup besar sehingga tidak memungkinkan untuk dipindahkan secara langsung.
“Dua unit alat berat kami fokuskan pada material longsor berupa batu besar yang harus dihancurkan terlebih dahulu menggunakan breaker agar dapat dipindahkan dari badan jalan,” ujar Kapten Teguh saat meninjau proses penanganan di lokasi longsor.













