Untuk pembagian, pihaknya telah berkoordinasi dengan kewilayahan untuk pembagian dengan meminimalisir kerumunan.
Ia mengungkapkan, saat ini harga minyak goreng di pasaran sekitar Rp20 ribuan.
“Mekanisme sesuai arahan pimpinan bahwa kita sekarang masih dalam pandemi Covid-19, untuk cegah kerumunan 7.200 kita berikan di wilayah. Alokasi tiap kelurahan itu 35 liter. Tiap kecamatan berbeda tergantung jumlah kelurahan,” katanya.
Sedangkan di Taman Dewi Sartika disediakan sebanyak 600 liter.
Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan, minyak yang ada di Operasi Pasar Murah ini dipusatkan di titik-titik tertentu dari kecamatan dikirim langsung ke kelurahan agar tidak terjadi kerumunan.
“Warga bisa datang langsung ke kantor kelurahan atau kantor desa, jadi tidak selalu di tempat-tempat besar seperti ini,” ujar Emil.










