Diketahui, Francine, dari Fraksi PSI yang juga menjabat sebagai anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta kerap mengkritik kebijakan kenaikan tarif air PAM JAYA. Menurut Francine, tarif Air PAM Jaya justru lebih mahal dibandingkan dengan tarif air di Kota Depok. Kritik tersebut ia sampaikan melalui akun media sosial Instagram pribadinya, @francinewidjojo.
Terkait tarif air minum di DKI Jakarta ini, saya menilai, dibandingkan dengan kota-kota di sekitarnya, tarif PAM JAYA tergolong lebih ekonomis. Tarif termurah di Jakarta dimulai dari Rp1.000 per meter kubik, sementara di wilayah-wilayah sekitar, rata-rata tarif termurah justru berada di atas angka tersebut.
Bagi warga yang tinggal di rumah tapak maupun apartemen, apabila penggunaan air dilakukan secara bijak dan tidak melebihi 10 meter kubik per bulan, maka tidak akan ada perubahan tarif yang dirasakan. Hal ini karena tarif untuk kebutuhan dasar tetap sama seperti tarif sebelumnya.













