Kemudian, kepada tokoh masyarakat, pejabat yang mendapat gelar adat dayak tomun tersebut dapat mencantumkan gelar kehormatannya pada penulisan di sebelah kiri nama yang dipergunakan dalam acara atau kegiatan adat istiadat.
Dalam sambutannya, Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, yang juga Ketua DAD Kabupaten Lamandau mengatakan bahwa penggolaran Adat kepada Ketum PWI itu merupakan sebuah penghormatan.
“DAD Lamandau memutuskan untuk memberikan Golar Adat ini. Ada sisipan doa pada prosesnya, semoga kebaikan selalu menyertai Bapak Atal S Depari,” ungkapnya.
Bupati Hendra menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketum PWI yang telah datang ke Bumi Bahaum Bakuba dalam rangka peringatan HPN tahun 2023 tingkat Provinsi Kalteng.
“Kegiatan HPN ini, kita rangkaian dengan acara daerah, yakni Festival Babukung, agar pada saat penyelenggaraan khalayak ramai bahkan pak Ketum bisa menyaksikan keindahan dan keragaman budaya di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Lamandau,” jelasnya.













