Lanjut, kata Danrem, pada pelaksanaan pengamanan nanti, para personel di jajarannya akan bersinergi dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah.
Meski demikian, pamen TNI AD itu menegaskan, sesuai dengan Undang-Undang, tugas pengamanan TNI pada Pemilu 2024 merupakan tugas perbantuan terhadap Polri.
“Karena sifatnya perbantuan kepada Polri, maka pengamanan Pemilu yang akan kita lakukan nanti juga menunggu permintaan dari Polri, dalam hal ini satuan Polri di Jawa Timur, baik di tingkat Polda maupun Polres-Polres,” terangnya.
Apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga tampak dihadiri oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Red).











