“Para politisi hendaknya bersikap lebih dewasa, menyisihkan hati nurani dan memegang teguh amanat penderitaan rakyat. Di samping itu, kontestasi Pilkada dilakukan dengan baik dan mengedepankan persatuan. Perbedaan dukungan menjadi hal yang wajar, namun tidak boleh mengorbankan keutuhan bangsa,” tegasnya.
Gus Nuril juga menyampaikan, Patriot Garuda Nusantara (PGN) merupakan komponen bangsa sesuai dengan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945, yang mana organisasi ini sama sekali tidak berpihak kepada salah satu calon alias netral. PGN juga berkomitmen mengamankan bangsa dan negara agar terhindar dari perpecahan antar golongan, terutama menuju Pilkada 2024. (Red).











