Menurut Gus Ali, setiap kali tampil dan memberikn ceramah tentang pemilu, dirinya tidak pernah menjelek jelekkan paslon lain, karena semua calon juga ada kebaikan dan ada kelemahan.
“Cuma saya ikut apa kaya omongan Gus Dur, kalau Prof Dr Mahfudz itu adalah sosok yang cerdas. Apalagi disampingkan dengan Pak Ganjar, jadi mereka merupakan pasangan yang cocok,” tandasnya lagi.
Sambil diselingi nyanyian, kehadiran Gus Ali tampak memukau ribuan jemaah selawat mulai dari pemuda hingga dewasa tumpah ruah membanjiri alun-alun Desa Pucang, mereka, rela berdesakan untuk mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka sholawat kebangsaan.
Para pengemar mafia sholawat berasal dari berbagai daerah, seperti dari Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Purbalingga, Temanggung hingga Purwokerto.











