Kelima; Model Pemikiran Kritis: Untuk mencapai peradaban emas, alumni diharapkan mengembangkan pemikiran kritis. Dengan cara ini, mereka dapat mengidentifikasi masalah yang perlu diselesaikan dan merumuskan solusi yang efektif. Keenam: Mempertahankan Intelektualisme: Sebagai bagian dari tema “kemurnian intelektual”, alumni diharapkan untuk mempertahankan intelektualisme mereka dan terus belajar dan berkembang. Ini dapat dilakukan dengan cara terus membaca, mengikuti pelatihan dan seminar, dan mengikuti kegiatan akademik dan sosial.
Ditambahkan Rusdiana, pada akhirnya, sikap kegembiraan para wisudawan sejatinya dipenuhi dengan kebahagiaan, kebanggaan, syukur, dan optimisme untuk memulai babak baru dalam hidup mereka. Semua ini harus diiringi dengan kesadaran bahwa mereka memiliki tanggung jawab besar untuk mengabdikan diri dan berkontribusi pada masyarakat dan bangsa.













