Prof. Abba menyampaikan isu ketidakpastian yang saat ini mencakup hampir seluruh aspek kehidupan manusia, seperti perubahan iklim, ketidakpastian pasar finansial, perkembangan teknologi, kesehatan dan pandemi, sosial demografis, ketidakpastian dalam pendidikan, serta etika dan kebijakan.
Menurutnya, Soft computing yang merupakan bagian kecerdasan buatan (AI) memiliki potensi untuk mengubah cara manusia menghadapi ketidakpastian di era modern ini. Dengan menggunakan pengetahuan dan teknologi soft computing ini memungkinkan solusi yang lebih fleksibel, toleran terhadap ketidakpastian, dan mampu menangani informasi yang tidak lengkap atau kabur.
Adopsi Prinsip Alam Untuk Memecahkan Masalah Kompleks
Prof. Abba mengangkat metode metaheuristik dalam soft computing yang terinspirasi dari proses biologis alam untuk memecahkan masalah kompleks. Contoh algoritma ini meliputi Algoritma Genetika (mensimulasikan seleksi alam), Particle Swarm Optimization (mengadopsi perilaku burung/ikan dalam menemukan solusi optimal), dan Algoritma Koloni Semut, Lebah, serta Cuckoo.













