Dalam Pemaparan karya ilmiahnya, Pria yang menjabat Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Ushuludin, UIN SGD Bandung ini mengungkapkan bahwa perkembangan tafsir ilmi sejalan dengan perkembangan sains dan teknologi.
Menurutnya, alquran sebagai sebagai kalamullah dan alam sebagai khaliq Allah memiliki relasi saling melengkapi dan saling menguatkan. Tafsir Ilmi kemenag RI disususn oleh sebuah tim yang terdiri para fakar tafsir dan pakar sains yang dipasilitasi oleh kemenag RI.

“ Upaya integrasi sains dalam tafsir ilmi oleh kedua pakar yang memiliki latarbelakng keilmuan yang berbeda menarik untuk di teliti baik secara metodelogi maupun kontruksi penafsirannya sebagai model integrasi agama dan sains.” ujarnya.
Dijelaskan, proses penelitian karya ilmiahnya meggunakan pendekatan kualitatif pada studi kepustakaan (Library Reseach) dengan menggunakan konten analisis. Sedangkan Teori yang digunakan adalah teori Ilmu Tafsir dan teori integrasi agama dan sains menurut Ian G.Barbour













