“Ideologi Pancasila harus kita terapkan sehari-hari, terutama dalam melayani warga binaan tanpa memandang agama, suku, dan golongan. Hal ini agar pelayanan kami maksimal dan dirasakan oleh masyarakat, terutama para warga binaan, dengan cerminan bahwa kita adalah satu kesatuan,” tambahnya.
Keunikan upacara ini terlihat dari penggunaan busana adat oleh seluruh peserta. Reinhards sendiri mengenakan pakaian adat Bali, sementara pegawai lainnya mengenakan berbagai pakaian adat yang mencerminkan keragaman budaya Indonesia.
“Saya sangat senang bahwa pada peringatan Hari Pancasila ini kita memakai baju adat. Ini mencerminkan bahwa meski berbeda-beda, kita tetap satu di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Reinhards berharap, momentum peringatan Hari Lahir Pancasila dapat memompa semangat seluruh pegawai Rutan Kelas I Cirebon dalam menjalankan tugas dengan sepenuh hati, serta terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.













