Kita lanjutnya, bukan hanya mengejar pertumbuhan perekonomian tapi juga mengejar yang sifatnya inklusif agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat salahsatunya APBN menumbuhkan infrastruktus dan SDM.

Tag line Inovatitive creative financing, diusung dalam memperkenalkan Sukuk Berbsis Proyek yang di dedikasikan untuk proyek-proyek tertentu dan untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur Negara Republik Idonesia.
“Akuntabilitas menjadi sangat penting untuk Sukuk Berbasis Proyek. saat ini UIN Bandung sudah menikmati SBSN keempat kalinya sebanyak Rp.30 miliyar. Semoga Rektor dapat mewujudkan proyek-proyek tersebut dan tolong dijaga amanat ini,” pesan Lucky Alfirman.
Dalam kesempatan tersebut, Direktorat Perencanaan Pendanaan Pengembangan Pembangunan Nasional, Teni Widuriyanti, menyebutkan alokasi pembiayaan SBSN adalah sebagai bentuk upaya pemerintah dalam pemerataan pendidikan tinggi.













