Dalam hal ini, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa, upaya perluasan cakupan layanan terus dilakukan secara bertahap. Sepanjang tahun 2025, PAM JAYA berhasil menambah sekitar 206.537 sambungan rumah baru, sehingga cakupan layanan air bersih di Jakarta mencapai 80,24 persen pada akhir tahun. Capaian ini dipandang sebagai fondasi penting dalam memperluas layanan air minum perpipaan secara merata di ibu kota.
Meski demikian, Arief mengakui bahwa, laju pertumbuhan infrastruktur perpipaan yang belum sebanding dengan pertumbuhan populasi penduduk Jakarta tetap menjadi tantangan utama untuk mencapai target layanan penuh. Kompleksitas jaringan perpipaan juga memerlukan penanganan yang serius, terencana dan berkelanjutan.
Seiring dengan penguatan infrastruktur fisik, PAM JAYA turut melakukan transformasi digital dengan mengoperasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion yang mengintegrasikan proses bisnis dan layanan pelanggan. Perusahaan juga meluncurkan layanan AI call center berbasis kecerdasan buatan untuk memberikan informasi layanan yang lebih cepat, akurat dan responsif kepada masyarakat.










