Ia pun berharap, peserta didik yang mengikuti program ini bisa membantu masyarakat sekitar dan untuk menjaga nama baik sekolah bisa bersinergi dengan masyarakat Desa.
Siswa yang jumlahnya 62 orang untuk jurusan ATPH, sementara yang hadir 51 orang, yang lainnya tidak hadir karena mereka sudah pada bekerja. Dengan bersama orang tua ikut menghadiri untuk mendampingi anak-anak kesayangan mereka, mungkin mereka berpikir ini merupakan momen penting bagi anak anak mereka mengadakan perpisahan baik dengan para guru/pengajar maupun dengan teman-teman mereka.
Pada saat yang sama, Agung Kurniawan S.P mengatakan kepada awak media, kegiatan ini merupakakan pola partisipasi dari pihak orang tua,Kami pihak sekolah tidak mengadakan kegiatan perpisahan, karena pihak orang tua siswa ingin,(Datang katingali tarang Undur hoyong katingali punuk) itulah pribahasa sunda.













