Ia juga menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. “Gizi yang baik berperan penting dalam perkembangan otak dan fisik anak. Program ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Selain itu, Irma Suryani turut menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program agar berjalan sesuai aturan. “Jika ada pelaksana di lapangan yang tidak bekerja sesuai ketentuan, harus ditindak tegas. Ini menyangkut penggunaan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.
Program MBG diharapkan mampu mengurangi angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar anak, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, program ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa.













