Menurutnya, sebagai provinsi penyangga Ibu Kota (buffer zone), percepatan vaksinasi di Jabar menjadi perhatian pemerintah pusat. “Maka dari itu, Wantannas berinisiatif melaksanakan percepatan vaksin nasional. Jika berjalan baik, ini akan menjadi kebaikan untuk kita semua,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jabar memastikan, percepatan vaksinasi di Jabar terus digenjot mencapai di atas 200 ribu per hari, menjadikan Jabar provinsi dengan vaksinasi tertinggi di Indonesia.
Gubernur pun mendorong pemerintah pusat untuk menambah dosis vaksin di Jabar secara proporsional. Sebab, jumlah penduduk Jabar mencapai 50 juta jiwa. @ril Herz/BD













