Makassar, 3 Februari 2026 – – – TNI AL bergerak cepat dan sigap dalam menangani para korban kecelakaan kapal ikan nelayan Rismawati Indah yang terbakar saat proses pembongkaran hasil tangkapan ikan di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Selasa (3/2).
Akibat kejadian tersebut, sebanyak sembilan orang korban mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda dan segera dievakuasi ke RSAL Jala Ammari Kodaeral VI untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kepala RSAL Jala Ammari Kodaeral VI Letkol Laut (K) dr. Suhadi, menjelaskan bahwa setibanya di rumah sakit, seluruh korban langsung mendapatkan penanganan awal berupa triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD), yakni penentuan prioritas tindakan medis berdasarkan tingkat kegawatdaruratan.
“Korban yang mengalami luka-luka langsung kami obati, korban luka bakar dirawat menggunakan fasilitas Hyperbaric Chamber, dan bagi korban yang mengalami patah tulang akan dilakukan tindakan operasi sesuai indikasi medis,” jelas Karumkital RSAL Jala Ammari Kodaeral VI.











