Di sisi lain, lanjut Firman, adanya kejadian tersebut tidak sejalan dengan presisi Polri terlebih menyoal pencegahan permasalahan yang kerap disinggung Kapolri pada poin ketujuh.
Untuk diketahui, aksi geng motor ini bukan kali pertama terjadi di Jawa Barat, beberapa aksi brutal mereka pun terjadi pula di daerah lainnya seperti di Garut, Cimahi, Indramayu dan lainnya.
Oleh sebab itu, Badko HMI Jawa Barat kembali menegaskan soal optimalisasi peran dan fungsi Intelijen Polda jabar Jabar.
Menurutnya, Intelijen Polda Jabar harus mampu melakukan pemetaan dan pencegahan sedini mungkin sebagaimana mestinya.
Dengan begitu, aksi teror geng motor di Jawa Barat tentu dapat teratasi. Sehingga kegaduhan-kegaduhan pun tentunya tidak akan terjadi. (Noer)













