Lulusan Unjani terbanyak yang berhasil diwisuda, antara lain fakultas farmasi dan fakultas ilmu teknologi kesehatan (Fitkes), karena Fitkes awalnya adalah sekolah tinggi dan kemudian bergabung ke Unjani sehingga sekarang banyak alumninya.
Hikmahanto menyebut pihaknya tentu mempersiapkan lulusan Unjani lewat strategi seperti para mahasiswa baru dimasukkan ke latihan dasar kedisiplinan dan kepemimpinan, karena pada masa sekarang banyak pemberi kerja yang melihat karakter sesorang.
“Ketika karakternya bagus ya itu sangat baik karena Unjani ini kan miliknya TNI AD maka kami replikasikan karakter TNI AD. Dan, kami sekarang punya lembaga sertifikasi kompetensi lantaran telah mendapatkan izin dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga mahasiswa sebelum lulusnya akan diberikan berbagai kompetensi yang akan menjadi bekal selain ilmu pengetahuan. Mudah-mudahan bekal ini bisa membuat mereka (mahasiswa) menghadapi krisis,” ujarnya.













