“Kedua tokoh tersebut membuat Indonesia disegani oleh negara-negara lain. Mereka yang merupakan putra putri dari Daerah menjadi inspirasi bagi kami untuk mengangkat potensi Kabupaten Demak ke tingkat Provinsi hingga kancah Nasional melalui “Demak In Frame” ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, diantara kompetisi yang dilombakan dalam “Demak In Frame” adalah story telling yang menceritakan sejarah Kabupaten Demak dengan tujuan agar generasi muda lebih mencintai dan mengangkat potensi Kota Wali dalam setiap karya yang ditampilkan.
“Harapan kami, “Demak In Frame” bisa merangsang pertumbuhan generasi muda yang kreatif, inovatif, inspiratif bersama stakeholder terkait kembali membangun keselarasan seperti Sultan Trenggono dan Ratu Kalinyamatan yang berhasil menjadikan Demak digdaya di mata dunia,” tandasnya.












