Karena stress dan rokok itu, terangnya, sama sekali tidak ada kaitannya, justru bahan yang digunakan didalam rokok sangat berbahaya bagi Kesehatan manusia.
“Bagi kami, para perempuan yang menghisap asap rokok itu juga sangat berbahaya. Karena bisa mengundang segudang penyakit akibat satu puntung rokok.” tukasnya.
Dikatakannya, Duta Maritim Indonesia III juga mendukung adanya Revisi PP 109 mengenai pelarangan iklan rokok. Karena iklan yang beredar kini, bukan lagi hanya sekedar mempromosikan tetapi menuliskan kata-kata ajakan sesuai dengan zaman yang dimana jika anak muda yang melihat dan tidak mengetahui bahayanya merokok anak muda bisa mencoba-coba hanya dari sekedar menonton iklan.
“Kami juga Menolak RUU Omnibus Law kesehatan yang melegalkan rokok bukan termasuk bahan zat adiktif,” tegasnya.










