“Diharapkan latihan menembak ini dapat meningkatkan kemampuan personel Polri yang akan digunakan dalam tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas Kapolres.
Selain itu, lanjut Kapolres, tujuan dari latihan ini adalah memastikan setiap anggota mampu menggunakan senjata sesuai prosedur yang berlaku, terutama dalam menjalankan tugas-tugas Kepolisian di lapangan.
Melalui latihan ini, juga diharapkan dapat meminimalisir kesalahan maupun pelanggaran dalam penggunaan senjata api oleh anggota Polri.
“Latihan ini juga bertujuan meminimalisir potensi pelanggaran yang mungkin terjadi dalam penggunaan senjata api oleh personel,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, dalam sesi latihan tersebut, para personel menggunakan senjata api jenis laras pendek maupun laras panjang dengan jarak tembak 15 meter, 25 dan 50 meter.












